Posts

rafflesia arnoldi

  Rafflesia arnoldi   Rafflesia arnoldii, often called the giant padma or corpse flower, is a unique parasitic plant native to Sumatra and Kalimantan. It is renowned as the largest single flower in the world, reaching a diameter of 1 meter and weighing up to 11 kg. This flower has no roots, stems, or leaves and emits a foul odor to attract insects. Before it begins to flower, the leaves and the stem become dry and look dead, but the main root in the ground is still alive. When it blooms, it has an unpleasant smell which attract insect. But when they touch the bottom part, they die. Rafflesia arnoldii is a fascinating plant due to its enormous size and unique characteristics. However, it is also endangered because of habitat destruction. Therefore, conservation efforts are important to protect this extraordinary species.

Karyasastra Smara Dhana

Image
  Kakawin Smaradahana Kakawin Smaradahan merupakan karya sastra Jawa kuno yang berbahasa Kawi dari Kerajaan Kediri. Karya sastra ini ditulis oleh pengarang yang bernama Empu Dharmaja pada masa pemerintahan Raja Kameswara pada awal abad ke-12 di Jawa Timur, sebagai  pujian terhadap raja dan untuk menyampaikan ajaran agama Hindu. Kata Smaradahana berasal dari dua kata  yaitu   smara yang berarti    hasrat atau asmara  dan dahana yang berarti pembakaran. Secara etimologis, Smaradahana bermakna pembakaran dewa asmara atau sering diartikan sebagai api cinta Karya ini terinspirasi dari  kisah Dewa Kama yang dibakar oleh api Dewa Siwa, sebuah cerita yang juga dikenal dalam mitologi Hindu. Isi cerita dari  karya sastra Kakawin Smaradahana : Kisah Kakawin Smaradahana dibuka dengan kegentingan di kahyangan akibat ancaman raksasa Nilarudraka. Para dewa berada dalam posisi terjepit karena satu-satunya sosok yang mampu menghasilkan keturunan untuk mengal...