Karyasastra Smara Dhana
Kakawin Smaradahana Kakawin Smaradahan merupakan karya sastra Jawa kuno yang berbahasa Kawi dari Kerajaan Kediri. Karya sastra ini ditulis oleh pengarang yang bernama Empu Dharmaja pada masa pemerintahan Raja Kameswara pada awal abad ke-12 di Jawa Timur, sebagai pujian terhadap raja dan untuk menyampaikan ajaran agama Hindu. Kata Smaradahana berasal dari dua kata yaitu smara yang berarti hasrat atau asmara dan dahana yang berarti pembakaran. Secara etimologis, Smaradahana bermakna pembakaran dewa asmara atau sering diartikan sebagai api cinta Karya ini terinspirasi dari kisah Dewa Kama yang dibakar oleh api Dewa Siwa, sebuah cerita yang juga dikenal dalam mitologi Hindu. Isi cerita dari karya sastra Kakawin Smaradahana : Kisah Kakawin Smaradahana dibuka dengan kegentingan di kahyangan akibat ancaman raksasa Nilarudraka. Para dewa berada dalam posisi terjepit karena satu-satunya sosok yang mampu menghasilkan keturunan untuk mengal...